Pidato Pertama Donald Trum

Pidato Pertama Donald Trum
Pidato Pertama Donald Trum

LXGROUP.ME – Pidato Pertama Donald Trum setelah dirinya kalah dari saingannya pada pilpres lalu yaitu Joe Biden mengatakan bahwa Amerika Serikat tidak akan lockdown. Hal ini disampaikan pada saat sedang tingginya kasus covid-19 di Amerika Serikat. Tercatat terjadi peningkatan yang sangat pesat jumlah paenderita covid-19 setiap harinya di Amerika Serikat. Bahkan kasus pademi ini memecahkan rekor yang ada menurut catatan Johns Hopkins University. Jumlah kasus warga Amerika yang terjangkit covid-19 perharinya mencapai 153.000 orang.

Baca Juga: Gempa Bumi Melanda Aceh

Pidato pertama Donald Trum juga membahas masalah pilpres yang dirasanya curang.

Dalam pidatonya selain membahas masalah covid-19 yang sedang melanda, dirinya juga menyebutkan bawah pilpres kali ini dia merasa dicurangi. Karena hal itulah di beberapa negara bagian Donald Trump mengadakan banding ke pengadilan. Dirinya tidak menyerah begitu saja dengan hasil pilpres yang sudah diumumkan. Donald Trum menuduh adanya kecurangan karena suara yang seharusnya dia dapat malah di alihkan ke pihak Joe Biden. Menanggapi hal ini, pejabat yang mengawasi jalannya pilpres langsung membantah pernyataan Donald Trump.

Pada hari kamis tepatnya tanggal 11 November lalu, pihak yang merasa diragukan kinerjanya ini membantah dengan keras. Mereka mengatakan bahwa tidak adanya perubahan dalam sistem pilpres. Pihak pengawas pilpres pun menyatakan tidak adanya pengalihan suara atau pun penghapusan suara yang ditujukan kepada Donald Trum. Kelihatannya Donald Trump masih belum percaya kalau dirinya kalah dalam pilpres ini. Bahkan dirinya menolak mengambil keputusan untuk memberlakukan lockdown.

BANDAR JUDI TOGEL ONLINE HADIAH TERTINGGI SE-INDONESIA : KLIK DISINI

Padahal jelas-jelas Amerika Serikat perlu menetapkan kebijakan tersebut melihat kasus covid-19 yang sedang terjadi. Donald Trump mengatakan bahwa lebih mengerikan akibat yang ditimbulkan dengan memberlakukannya lockdown. Karena dengan diberlakukannya lockdown dirinya khawatir akan malah bertambah rumitnya masalah baru yang muncul. Diakhir masa jabatnya tersebut dia dengan sangat tidak setuju dengan saran yang diberikan para penasehat mengenai masalah covid-19.

Leave a Comment

Your email address will not be published.